selamat jalan ramadhan..
sesaat aku termenung dan bicara dalam batin ini, ada dialog jiwa yang tidak bisa dihilangkan dan selalu melekat dengan tanda tanya, mengapa waktu berjalan dengan cepat, mengapa waktu tidak mau diajak kompromi barang sejenak agar berhenti, dan tidak berlalu, detik berganti menit, dan menit menuju jam, jam pergi datanglah hari, hari hilang muncullah bulan, bulan berlalu datanglah tahun, begit seterusnya waktu hingga tiba suatu saat kita akan pergi pula meninggalkan dunia ini.
disaat malam terakhir pada bulan ramadan yang penuh berkah aku melihat ramadhan sedang berkemas-kemas hendak pergi,
lalu kuberanikan diri untuk menyapanya,
lalu kuberanikan diri untuk menyapanya,
“Wahai Ramadhan, hendak kemanakah engkau?”
Dengan lembut ia berkata, “Assalamu alaikum, maafkan aku, aku harus pergi, mungkin jauh dan sangat lama,
Tolong sampaikan pesanku untuk saudara-saudara kalian semua, dimanapun kalian berada”.
Tolong sampaikan pesanku untuk saudara-saudara kalian semua, dimanapun kalian berada”.
“Ketahuilah bahwa Syawal sebentar lagi akan tiba karena itu aku akan
pergi, Sampaikanlah salam dan rasa terimakasihku pada mereka atas
sambutan dan penghargaan kalian padaku yang begitu tinggi. Sungguh aku
sangat terharu dan aku juga merasakan kesukacitaan kalian atas
kedatanganku beberapa hari yang lalu, namun saatnya telah tiba, setelah
kita bercengkrama dan memadu kasih dalam rahmat dan maghfirah Allah
selama satu bulan, sekarang aku harus meninggalkan kalian”.
“Janganlah menangis, Hapuslah airmata kesedihanmu, kelak aku akan sambut kalian di Pintu Syurga Ar-Rayan
Selamat meraih pahala terbaik pada detik-detik terakhir kita
Masih ada sisa waktu untuk melepas kasih bersama untuk menggapai Lailatur Qadar
“Malam kesempurnaan”-ku untuk kalian”
“Janganlah menangis, Hapuslah airmata kesedihanmu, kelak aku akan sambut kalian di Pintu Syurga Ar-Rayan
Selamat meraih pahala terbaik pada detik-detik terakhir kita
Masih ada sisa waktu untuk melepas kasih bersama untuk menggapai Lailatur Qadar
“Malam kesempurnaan”-ku untuk kalian”
ingat pesanku, jangan berhenti dengan apa yang kalian lakukan selama berada di dekat aku, jangan tinggalkan shalat, qur'an jangan dilupakan, dan tolong menolonglah kalian antara sesama, sebab aku tidak mau menyakiti syawal, karena nanti syawal bertanya padaku, mengapa aku dibiarkan saja tidak diisi seperti yang dilakukan pada saat aku hadir, apa yang harus aku jawab kepada syawal jika itu ditanyakan kepadaku..
dengan menangis aku menjawab, selamat jalan ramadhan, semoga kita berjumpa lagi dikemudian hari, dan batinku berguman.
“Ya Allah, ampunilah dosa kami, angkatlah derajat kami, lapangkanlah rizki kami, dan Mulyakanlah keturunan-keturunan kami.
Lepaskanlah semua derita dan kesulitan kami,
Indahkanlah akhlak kami,
Berkahilah harta dan kekayaan kami
Lepaskanlah semua derita dan kesulitan kami,
Indahkanlah akhlak kami,
Berkahilah harta dan kekayaan kami
Dan satu pintaku ya Allah, Kabulkanlah doa kami serta bimbinglah kami menuju jalan Keridhoanmu ya Allah”
0 komentar:
Posting Komentar