1.
Waktu dhuha (Qs 93
ayat 01)
Betapa pentingnya waktu dhuha ini hingga
Allah memasukan dalam salah satu nama surah diantara 114 surah yang terkandung
didalam Al Qur’an, namun waktu dhuha sangat sering dilalaikan dalam kehidupan
manusia terutama dikalangan remaja, waktu dhuha adalah dimana waktu matahari
naik diatas permukaan bumi. Yang pada dasarnya mencerminkan dimana diwaktu ini
adalah waktu yang baik untuk berdoa memohon kepada Allah. sehingga Allah dan
rasulnya mengajarkan kepada kita untuk memohon dan memberikan waktu yang
spesial yaitu shalat dhuha.
2.
Malam yang sunyi
(Qs 93 ayat 02)
Malam yang sunyi mengajarkan kepada kita
sebuah ketenangan dimana disaat malam ini manusia menjadikan untuk beristirahat
melepas lelah, namun ada hal yang esensial yang sering terlupakan dimana
diwaktu malam yang sunyi ini sering terlupakan untuk memanjatkan doa kepada
sang perncipta yaitu Allah. Disinilah letak permasalahan tersebut dimana
seharusnya dimalam yang sunyi tersebut rasulullah mengajarkan kita untuk
melakukan shalat malam memohon dari segala kesusahan dan kesedihan kita,
andainya para remaja dan masyarakat islam memberikan kesempatan kepada dirinya
untuk melakukan shalat malam diwaktu malam yang sunyi ini maka akan menajdi
sesuatu yang sangat baik dalam menjalani tugas kita dikehidupan didunia ini.
3.
Allah selalu ada
(Qs 93 ayat 03)
Allah selalu ada didekat kita, Allah
selalu mendengarkan doa kita, Allah selalu memberikan yang terbaik untuk kita,
dan Allah tidak pernah meninggalkan kita. Inilah esesnsi dari ayat ketiga dalam
surah ad dhuha ini.
4.
Akhirat lebih
baik dari dunia (Qs 93 ayat 04)
Dalam ayat ke4 disurah Ad Dhuha ini
Allah mengajarkan kita bahwasanya akhirat itu adalah yang terbaik dibandingkan
dunia dan seisinya, namun banyak manusia yang lalai dengan ayat ini, kebanyakan
dari manusia mengejar mati-matian apa yang ada didunia ini hingga melupakan
negeri akhirat yang pasti baik dibandingkan akhirat. Bukti seorang pelajar menerapkan ayat ini adalah ketika dia mempunyai ilmu
atau mendapatkan ilmu seharusnya dia semakin dekat kepada Allah sebab ilmu yang
didapatkan seharusnya mengantarkannya kepada ketaqwaan kepada Allah.
5.
Allah sang
pemberi karunia (Qs 93 ayat 05)
Sesungguhnya Allahlah yang memberikan
karunia bagi manusia, namun manusia sangat jarang meminta kepada Allah bahkan
melupakan ketika dirinya mendapatkan kebahagian. Hingga dirinya dikatakan
sebagai manusia yang kufur nikmat ketika dia melupakan karunia dari Allah,
ketika seorang pelajar dengan bangganya mendapatkan nilai yang baik seharusnya
pelajar yang baik senantiasa bersyukur atas nikmat tersebut, namun disisi lain
kita lihat penomena yang terjadi disekeliling kita. Ketika lulus ujian dengan
nilai yang sempurna seharusnya bersyukur atas nikmat tersebut kepada Allah,
malah dijadikan ajang untuk berbangga bangga diri dengan melakukan tindakan
yang negatif, kebut-kebutan, coret baju sana sini. Dan lain sebagainya. Dalam
surat ini Allah menyindir kita untuk tetap bersyukur atas nikmat yang diberikan
Allah kepada kita.
6.
Allah sang
pelindung (Qs 93 ayat 06).
Allah sebagai pelindung manusia
seutuhnya, seandainya bukan Allah yang melindungi diri kita dari berbagai
godaan yang dilancarkan iblis dan syetan maka mungkin diri kita ini sudah
terjerumus dalam lubang kehancuran yang dapat membuat diri kita tidak dapat
lagi melakukan hal-hal yang positif dalam rangka keimanan dan ketaqwaan. Bukti
serang pelajar dan remaja yang dilindungi Allah maka dirinya senantiasa
melakukan hal-hal yang baik dilingkungan sekolah, rumah, dan tempat dimana dia
sering bergaul.
7.
Jangan bingung,
karena Allah memberikan petunjuk (Qs 93 ayat 07)
Jangan bingung dan jangan bimbang ketika
kita berada dalam sebuah masalah yang diberikan Allah kepada kita. Sebab Allah
selalu ada untuk tempat kita mengadu dari segala masalah yang datang menjumpai
kita. Disaat nilai kita tidak memuaskan maka jangan berputus asa, jangan pula
bersedih, ada baiknya kita intropeksi diri kita mungkin selama ini kita kurang
dalam belajar, mungkin selama ini kita lalai dalam mengulang pelajaran yang
telah diberikan oleh guru, maka dari itu tidak ada gunanya kita bingung dan
bersedih belajar lagi dengan giat dan jangan lupa berdoa kepada Allah sebab
Allah akan selalu memberikan petunjuk kepada manusia yang senantiasa meminta
kepadanya dengan jalan selalu berbuat kebaikan dan amal shaleh .
8.
Allah
mencukupkanmu (Qs 93 ayat 08)
Allah selalu mencukupkanmu ketika dirimu
merasa kekurangan, baik dari segi materi, ilmu dan lain sebagainya. Bukankah
dulu kita manusia dilahirkan tanpa sehelai benang ditubuh kita, namun sekarang
Allah telah memberikan kita kecukupan baik dari segi moril maupun materil, dulu
ketika kita dilahirkan diri kita tidak tahu apa
apa, namun sekarang ada berbagai ilmu yang diberikan Allah kepada kita,
dengan itu seharusnya kita bersyukur kepada Allah, jangan merasa minder dengan
manusia lainnya, ketika teman memiliki sesuatu maka jangan berkecil hati sebab
mungkin kita belum pantas memilikinya, maka dari itu berusahalah agar Allah
memberikan kita kecukupan, terlebih lagi dalam hal iman dan taqwa kita kepada
Allah, senantiasalah membaca quran sebab quranlah salah satu jawaban agar diri
kita memiliki kecukupan dimata Allah,
9.
Muliakan anak
yatim (Qs 93 ayat 09)
Mungkin sering kita jumpai anak yatim
disekeliling kita, muliakanlah dia sebab Al quran memerintahkan kita untuk
memuliakan anak yatim. Berbagilah bersama mereka, memberilah jika kita mampu
untuk memberi, jangan menyakiti hati mereka sebab Allah akan murka jika kita
menghardik mereka.
10.
Jangan
menghardik orang yang meminta-minta (Qs 93 ayat 10)
Ayat ini mengajarkan kepada kita sikap
untuk berbagi, sikap untuk mudah memberi, sikap untuk salaing berkasih sayang
terhadap orang yang meminta-minta, mungkin selama ini kita sering menganggap
remeh orang yang meminta – minta yang datang kepada kita namun pada hakikatnya
datangnya orang yang tidak mampu adalah bukti sayangnya Allah kepada kita
dengan menunjukkan kita ladang amal yang besar yang berada didepan kita yang
mungkin sering kita lupakan.
11.
Bersyukurlah
terhadap nikmat Allah (Qs 93 ayat 11)
Begitu banyak nikmat yang telah Allah
berikan kepada kita, mulai dari materi yang serba cukup, hingga setiap komponen
diri yang masih dapat berfungsi dengan baik, seperti mata yang masih dapat
melihat dan lain sebagainya, namun ada yang paling esensial yang mesti kita
kita syukuri yaitu turunya Al quran dalam kehidupan kita, nah inilah yang mesti
disyukuri, bagaimana tandanya kita bersyukur terhadap Al Quran yaitu senantiasa
kita belajar. Dan membacanya setiap hari, sebab Al quran adalah satu anugerah
yang sangat hebat dan besar seandainya manusia mengetahuinya. Karena Al Quran
adalah petunjuk untuk menunjuki kita kejalan kebenaran dan keimanan.
12.
Lapang hati (Qs
94 ayat 01)
Lapang hati adalah salah satu sifat yang
paling dicintai Allah. Sebab dengan lapang hati kita akan mengetahui bahwasanya
dalam setiap cobaan yang menimpa kita pasti ada hikmah yang terkandung didalam,
cara untuk mengaktifkan sifat ini adalah senantiasa selalu menjadikan quran
sebagai pola pikir, pola rasa, dan pola bertindak kita, karena didalam Al quran
berisi tentang cara bagaiman kita menjadi manusia yang sabar menghadapai setiap
masalah yang datang.
13.
Allah menurunkan
beban manusia (Qs 94 ayat 02)
Banyak penomena yang sering kita dengar
akibat dari keputus asaan manusia menjadikan dirinya down hingga sampai
membunuh dirinya, tidak tertutup kemungkinan pula banyak dikalangan remaja
sekarang yang merasa dirinya gagal dalam satu bidang hingga dijadikan kegiatan
positif sebagai pelariannya. Namun ayat ini mengajarkan kita untuk bersabar
dalam menghadapi berbagai ujian yang datang sebab Allah akan menurunkan beban
manusia jika dirinya hanya bergantung kepadaNYA.
14.
Allah
meninggikan namamu (Qs 94 ayat 04)
Allah akan meninggikan dirimu jika
dirimu selalu memberikan nilai yang terbaik bagi manusia lainnya, jalan atau
cara yang jitu adalah menjadikan Al Quran sebagai pedoman hidup kita. sebab Al
Quranlah yang mampu meninggikan namamu dihadapan allah.
15.
Setiap kesulitan
ada kemudahan. (Qs 94 ayat 05)
Bersama kesulitan ada kemudahan. ayat
ini jelas menegaskan kepada diri kita bahwasanya manusia dialarang untuk
berputus asa dalam hal apapun terlebih lagi dalam mencari ridha Allah.
16.
Bersama
kesulitan ada kemudahan (Qs 94 ayat 06)
Bersama kesulitan pasti ada jalan
keluar. Jika ada masalah pasti ada pemecahannya. Jika ada penyakit pasti ada
obatnya.
17.
Teruslah
berusaha (Qs 94 ayat 07)
Teruslah berusaha dan jangan pernah
berhenti berharap akan selalu bimbingannya, jika telah selesai dari suatu
pekerjaan maka kerjakan pekerjaan yang berikut. Tidak ada kata putus asa dalam
hidup ini, tidak ada kata kecewa jika kita masih ada waktu untuk berusaha.
Tidak ada jalan patah semangat dan teruslah bangkit jika kita gagal dalam satu
usaha. Sebab Allah memerintahkan agar kita terus berusaha dan berusaha hingga
ajal datang menjumpai kita.
18.
Berharaplah
hanya kepada Allah (Qs 94 ayat 08)
Lakukan pekerjaan yang benar dan baik
dan berharaplah hanya kepada Allah jangan berharap kepada selain Allah sebab
jika kita berharap kepada selain Allah maka bersiaplah diri kita untuk kecewa,
sebab hanya Allah yang maha memberi penilaian dari apapun yang kita lakukan.
19.
Negeri yang aman
(Qs 95 ayat 03)
Negeri yang aman, setiap manusia dan
masyarakat pada umumnya selalu menginginkan negeri yang aman, nyaman, tenang
dan tentram yang digambarkan dalam ayat ini, namun ada beberap hal yang mesti
dilakukan jika kita menginginkan negeri kita aman dari segala bencana, bacalah
quran, shalat dan sukalah memberi, bukankah negeri yang aman yang digambarkan
ayat ini adalah simbol dari kota mekkah yang selalu mengajarkan kita kepada
tiga hal itu.
20.
Manusia makhluk
yang sempurna (Qs 95 ayat 04)
Manusia adalah makhluk yang paling
sempurna yang Allah cipatkan diantara makhluk-makhluk lainnya, dan sudah
sepantasnyalah diri kita berusaha menjadikan diri kita ini sempurna dimata
Allah dengan selalu memberikan dan mengerjakan segala kebaikan dan kebaikan,
beramal shaleh, dan melakukan hal yang positif dimanapun kita berada sebab jika
hal ini tidak kita lakukan maka diri kita ini tidak ubahnya seperti makhluk –
makhluk yang tidak mempunyai otak dan pikiran.
21.
Makhluk hina (Qs
95 ayat 05)
Manusia adalah makhluk sempurna yang
Allah ciptakan, namun manusia juga bisa berubah menjadi makhluk yang hina
dimata Allah jika semua kegiatan kita tidak didasari dengan keimanan dan
ketaqwaan kepada Allah, ketika kita memiliki sesuatu tidak mau berbagi persisi
diri kita laksana binatang yang hanya memikirkan diri sendiri. Punya ilmu tidak
mau berbagi maka diri kita adalah hina dimata Allah, punya kesempatan untuk
belajar tidak digunakan untuk belajar maka diri kita layak disamakan dengan
makhluk – makhluk lainnya yang kurang bersyukur.
22.
Pahala yang
tidak putus (Qs 95 ayat 06)
Ajran atau pahala selalu dirindukan oleh
manusia untuk mendapatkan tiket masuk
kedalam surganya Allah, namun hal ini tidak akan mungkin Allah berikan kepada
manusia yang tidak mau berusaha melakukan amal ibadah kepadaNYA, setiap hari
kita diberikan kesempatan untuk melakukan amal kebaikan dan kebaikan dalam
kehidupan kita, setiap saat Allah selalu memberkan kesempatan kita untuk
mengukir kebaikan demi kebaikan dalam keseharian kita, namun tidak semua
manusia pula yang mampu meraih kesempatan untuk berbuat kebaikan dikarenakan
sudah tertutupnya mata hati oleh perbuatan perbuatan dosa yang dia lakukan.
Untuk menjaga diri kita dari perbuatan negatif Allah menurunkan AL Quran
sebagai pedoman untuk melakukan hal yang bersifat kebenaran dan kebergunaan
bagi semua makhluk ciptaanNYA.
23.
Mendustakan hari
pembalasan. (Qs 95 ayat 07)
Manusia yang sadar akan adanya hari
pembalasan akan senantiasa melakukan amal kebaikan dan kebenaran disaat dia
hidup dimuka bumi ini, sebab dirinya sadar bahwa setiap perbuatan yang ia
lakukan akan diminta pertanggung jawaban kelak dihari akhir nanti,
24.
Allah sebaik
baiknya hakim (Qs 95 ayat 08)
Jika mencari hakim yang sebaik baiknya
hakim didunia maupun diakhirat nanti DIA adalah Allah, kalau kita sadar bahwa
Allah adalah sebaik baiknya hakim maka segala perbuatan kita akan menjurus
kepada kebenaran, sebab tidak ada yang luput dari pantauan Allah, oleh sebab
itu berbuat lah kebajikan dimanapun kita berada sebab segala sesuatu kebaikan
yang kita lakukan pasti akan mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah.
25.
Bacalah dengan
nama Allah (Qs 96 ayat 01)
Bacalah dengan nama Allah, ayat ini
jelas menegaskan kepada kita manusia bahwa segala sesuatu hal yang kita
kerjakan harus berdasarkan niat kepada Allah,
26.
Segumpal darah
(Qs 96 ayat 02)
Manusia diciptakan hanya dari segumpal
darah, ini yang diterangkan dalam ayat kedua dalam surah Al Alaq, kalau manusia
diciptakan hanya dari segumpal darah maka manusia tidak ada jalan untuk sombong,
tidak ada jalan untuk merasa hebat, tidak ada jalan merasa dirinya yang paling
mulia dikarenakan dirinya hanya diciptakan dari setetes atau segumpal darah
yang hina, yang dengan tujuan tersebut dirinya akan faham bahwa hadirnya kemuka
bumi bukan untuk menyombongkan diri dan lain sebagainya, tetapi hanya untuk
mengandi kepada Allah semata.
27.
Bacalah dengan
nama Allah (Qs 96 ayat 03)
Perihal membaca dalam ayat ini adalah
berkaitan erat dengan belajar dan mengajar. Sebab proses belajar salah satunya
adalah dengan membaca, kalaulah semua sadar Allah memerintahkan kepada manusia
untuk terus belajar dengan tujuan untuk dekat kepada Allah maka manusia
tersebut akan menjadi manusia yang benar dan beriman kepada Allah.
28.
Allah
mengajarkan manusia (Qs 96 ayat 04)
Jika manusia ingin mencari guru yang
paling hebat dimuka bumi ini adalah Allah jawabannya, jika manusia ingin
mencari guru yang paling mulia didunia ini Allahlah jawabannya, Allah
senantiasa membuka kesempatan bagi manusia yang ingin belajar kepadanya, bukunyapun
telah Allah berikan yaitu Al Quran nul karim, sebaik-baiknya buku. Kalau ingin
sukses dunia maupun akhirat maka tidak ada jalan lain kecuali senantiasa
belajar dengan Allah lewat kalamnya yaitu AL Quran.
29.
Tidak tahu maka
harus belajar (Qs 96 ayat 05)
Tidak tahu maka harus belajar, jangan
berhenti untuk belajar karena masih banyak yang belum kita ketahui. Apalagi Al
quran dari 6236 ayat sudah berapakah yang kita pelajari, sudah berapakah yang
kita ketahui dari ribuan ayat yang terkandung dalam Al Quran. Makanya tidak ada
kata berhenti untuk belajar, tidak ada pernah tamat untuk terus belajar, dengan
belajar kita mendapatkan ilmu, dengan ilmu tersebut kita bisa dekat kepada
Allah.
30.
Manusia melampui
batas (Qs 96 ayat 06)
Manusia banyak yang melampui batas,
manusia banyak yang kurang bersyukur atas nikmat yang Allah berikan kepadanya.
Seharusnya manusia tersebut semakin hari semakin bersyukur atas nikmat yang
telah Allah berikan kepadanya.
31.
Merasa cukup
awal dari kehancuran (Qs 96 ayat 07)
Merasa cukup awal dari kehancuran
manusia, jika dirinya merasa cukup dalam hal apapun maka bisa dipastikan dia
akan berhenti untuk mencari sesuatu, sebagai contoh jika dirinya merasa cukup
dengan ilmunya maka dirinya akan berhenti untuk belajar, jika dirinya merasa cukup
dengan amal ibadahnya maka dirinya akan stagnasi dalam beribadah kepada Allah.
Jangan cepat merasa cukup atas apa yang ada padamu, kejarlah karunia Allah yang
sebesar langit dan bumi ini.
32.
Allah tempat
kembali (Qs 96 ayat 08)
Semua manusia akan kembali hanya kepada
Allah saja, jika hal ini disadari maka tidak ada jalan lagi bagi manusia untuk
tidak beribadah kepada Allah, semua kegiatan yang dilakukannya jika dirinya
sadar bhwa dirinya nanti akan kembali kepad Allah pasti akan terbentuk pola semua kegiatannya
akan diikhlaskan hanya kepada Allah semata.
33.
Melarang
kebaikan. (Qs 96 ayat 09)
Jangan Melarang Kebaikan, Dan Berlomba –
Lomba UNTUK menganjurkan kebaikan demi kebaikan, sebab apa yang telah engkau
anjurkan akan Allah lihat dan akan Allah nilai.
34.
Laksanakan
shalat (Qs 96 ayat 10)
laksanakan shalat, jangan malas untuk
melaksanakan shalat sebab shalat adalah perbuatan yang akan mengangkat
derajatmu dimata Allah.
35.
Diatas petunjuk
(Qs 96 ayat 11)
alangkah bahagiannya jika hidup kita
manusia berada diatas petunjuk Allah, petunjuk tersebut bisa diambil dari Al
Quran yang memang berisikan petunjuk dari Allah secara langsung yang tidak
pernah habis hingga akhir zaman nanti.
36.
Bertaqwalah (Qs 96
ayat 12)
bertaqwalah kepada Allah, dan sebaik
baiknya bekal adalah taqwa.
37.
Dusta dan
berpaling (Qs 96 ayat 13)
dusta dan berpaling adalah dua komponen
yang tidak bisa dipisahkan, jika manusia berdusta maka bisa dipastikan dirinya
telah berpaling dari petunjuk Allah begitu juga sebaliknya.
38.
Allah maha
melihat (Qs 96 ayat 14)
Allah maha melihat dari apa yang
dikerjakan setiap manusia.
39.
Sujudlah hanya
kepada Allah (Qs 96 ayat 19)
sujudlah hanya kepada Allah dan
abdikanlah dirimu hanya kepada Allah semata.
40.
Malam kemuliaan
(Qs 97 ayat 01)
malam kemulian adalah malam yang paling
dinanti setiap umat muslim seluruh dunia, namun malam kemuliaan ini sangat
identik dengan bulan ramadhan, akan tetapi esensinya malam kemuliaan ini tidak
hanya berada pada malam rhamadan saja, disaat malam malam yang lain kita
senantiasa melakukan kegiatan yang baik shalat malam, membaca quran maka
sebenarnya diri kita adalah berada pada malam kemuliaan.
41.
Malam seribu
bulan (Qs 97 ayat 03)
malam seribu bulan adalah malam yang
paling dinanti oleh jutaan umat muslim, dimana pada malam ini turunlah Al Quran
pada diri manusia.
42.
lembaran -
lembaran yang suci (Qs 97ayat 02)
lembaran – lembaran yang suci adalah Al
Quran nul karim, dimana setiap lembar berisi tentang petunjuk Allah untuk
manusia.
43.
kitab yang lurus
(Qs 97ayat 03)
kitab yang lurus, tidak ada kebengkokan
sedikitpun, tidak ada penyimpangan sedikitpun dan pasti orisinil samapai hari
kiamat kelak, ia adalah Al Quran yang sangat mulia.
44.
kuda perang (Qs
100 ayat 01)
berbicara kuda maka pikiran kita akan
langsung fokus kepada tenaganya, kuda perang adalah lambang dari semangat
mengalahkan musuh musuhnya dimedan perang, nah kuda perang ini seperti pemuda
yang sedang semangat dalam hal apapun, terlebih lagi seperti pemuda yang giat
belajar dan belajar demi kehidupan
kelak.
45.
hari kiamat (Qs
101 ayat 01)
hari kiamat pasti akan terjadi kelak,
namun sudahkah kita mempersiapkan diri kita untuk menghadap Allah, dihari
dimana manusia akan kembali kepada Allah dan mempertanggungjawabkan segala
perbuatan kita selama berada didunia.
46.
bermegah megah
telah melalaikan. (Qs 102ayat 01)
bermegah megalah telah melalaikan kamu,
hingga kamu lupa dengan Allah yang telah memberikan kamu nikmat yang banyak.
47.
demi masa (Qs
103ayat 01)
Allah dalam ayat ini bersumpah, yang
ditujukan kepada manusia yang selalu lalai dalam memanfaatkan waktunya, sebab
waktu yang telah berjalan tidak akan pernah kembali lagi.
48.
manusia dalam
kerugian (Qs 103 ayat 02)
banyak manusia tidak sadar sesungguhnya
dirinya berada dalam kerugian jika setiap waktu tidak diisi dengan iman dan
ketaqwaan.
49.
amal kebajikan,
kebenaran dan shabar kunci kemenangan (Qs 103 ayat 03)
beramal, melakukan tindakan yang benar,
dan shabar adalah kunci kemenangan.
50.
kemenangan dan
pertolongan Allah (Qs 110 ayat 01)
manusia yang ingin menang pasti tidak
lepas dari pertolongan Allah, maka kejarlah pertolongan Allah untuk meraih
kemenangan yang nyata, dengan jalan selalu berbuat baik, baca quran, shalat dan
suka menolong.
51.
Allah tempat
bergantung (Qs 112 ayat 02)
jangan bergantung kepada selain Allah,
bergantunglah kepada Allah semata, sebab Allah adalah maha segalanya, jika kita
bergantung kepada selain Allah maka bersiaplah untuk gagal dan kecewa.
52.
Waktu subuh (Qs
113 ayat 01)
banyak manusia yang lalai diwaktu subuh,
dan banyak manusia yang tersihir diwaktu subuh oleh jin setan yang menghimpit
diri mereka hingga shalat subuhpun kesiangan, kalau kita faham dengan makna
shalat subuh maka tidak akan mungkin kita lalai dengan shalat subuh. sebab
subuh adalah awal dari kehidupan manusia yang akan berlanjut kepada proses
hidup selanjutnya, jika diawal sudah baik dan bagus maka jaminannya adalah
kegiatan selanjutnya akan baik pula.
0 komentar:
Posting Komentar