Pages

Sabtu, 06 Juli 2013

wellcome ramadhan

Ramadhan Tiba? Banggalah Kalian - Sebuah short message service
(SMS) masukke layar HP. Pesan
pendek itu berbunyi, “Marhaban
ya syahral Ramadhan.Bulan yang
penuh berkah. Mari kita siapkan
fisik dan hati untuk menyambut
kedatangannya.”Demikian pesan
pendek dari seorang teman lama.
Pendek tapi penuh makna.

Selain SMS tadi, ada puluhan SMS
sejenis lainnya dengan redaksi
yang berbeda. Tapi, intinya sama;
mengingatkan jika Ramadhan
akan segera tiba. Berkirim SMS
adalah tren baru di era modern
seperti sekarang. Di mana jarak
dan ruang tidak jadi kendala.
Tanpa harus merogoh kocek
dalam, dengan alat canggih ini,
kita bisa mengirim pesan ke
saudara, teman,atau punkolega
atas datangnya bulan suci
Ramadhan. Saya kira, siapapun
dia, jika mendapat SMS tersebut
pasti gembira.

Karenanya, coba
saja lakukan hal sederhana ini. Tak
ada salahnya bukan?
Jika ditanya,bagaimana perasaan
Anda jika Ramadhan datang
menghampiri Anda? Senang, pasti
itulah jawabannya. Betapa tidak?
Di bulan yang dinanti jutaan umat
Islam di seluruh dunia ini,
terkandung banyak keutamaan
dan kemuliaan. Tak heran jika
Nabi Muhammad SAW
mengatakan bulan ini termasuk
bulan terbaik dari bulan-bulan
lainnya. Apalagi, didalamnya ada
satu malam (Lailatul Qadr),
sebuah malam yang lebih baik
dari seribu bulan.

Karena itu, tak heran, jika setiap
orang di seluruh dunia
berbahagia menyambut
kedatangannya. Mereka akan
berburu pahala dengan
berlomba-lomba dalam kebaikan
dan ibadah. Lihat saja, setiap
malam,masjid selalu penuh oleh jamaah tarawih, tilawah al-Quran
membahana disurau dan masjid-
masjid hampir diseluruh penjuru
dunia, umat Islam berlomba
mengeluarkan ta’jil dan buka
puasa. Fenomena inilah yang tak
dijumpai selain di bulan
Ramadhan. Tak salah, jika
Ramadhan memang bulan penuh
rahmah (kasih sayang).
Subhanallah.

Bulan Ramadhan ibarat oase,
penyejuk di tengah gersangnya
kehidupan. Sebelas bulan
lamanya kita merasa larut oleh
hiruk pikuk rutinitas duniawi.
Pergi pagi pulang sore untuk
mencari rezeki. Ibadah terkadang
dilakukan hanya yang wajib. Tak
pelak, raga pun jadi letih. Begitu
juga spiritual, kering kerontang.
Jika ini tidak diobati, bisa jadi
lambat laun akan rusak bahkan
mati. Nah, Ramadhan datang
sebagai oase. Kehadirannya
penghapus dahaga sekaligus
penyejuk. Yang sakit pun akan
terobati.Sesuai kata Nabi, barang
siapa yang puasa, maka akan
sehat (shuumu tasihhu).

Bulan Ramadhan juga kaya akan
bonus.Beda dengan bulan-bulan
lainnya. Allah SWT betul-betul
memanjakan hamba-Nya. Di
bulan itu pahala
dilipatgandakan. Karena itu,
satu biji kurma kita
sedekahkan, akan bernilai
pahala yang sangat besar.
Bahkan bisa jadi wasilah atau
jalan masuk surga
. Belum lagi
misalnya dengan pahala amal
saleh lainnya, seperti sedekah,
shalat, tilawah al-Quran, qiyamul
lail (shalat malam), dan ibadah
lainnya.
Maka, barangsiapa yang
mengerjakannya, niscaya panen
pahala. Siapapun dijamin bakal
terpikat oleh Ramadhan. Karena
itu, bergembiralah.

0 komentar:

Posting Komentar