Jumat, 20 September 2013
Hikmah ke 9. " IBADAH= WORSHIP.
" Hai sekalian manusia beribadahlah kepada Tuhanmu Yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelum kamu, agar kalian bertaqwa" Qs.2:21.
Sudah pada tempatnyalah manusia mengabdi kepada Allah yang telah menciptakannya, dalam arti taat dan tunduk melaksanakan segala kehendak Allah atas dirinya, baik itu perintah maupun laranganNya. Beribadah kepada Allah bukan untuk Allah, tapi untuk kepentingan, kebahagiaan dan kemuliaan manusia itu sendiri. Itu sebabnya semua perintah dan larangan Allah tidak ada yang bertentangan dengan fitrah diri manusia. Jauh sebelum manusia diciptakan, Allah telah mempersiapkan segala kebutuhan manusia berupa langit, bumi, laut, darat dan segala isi dan kandungannya, sepenuhnya untuk kemaslahatan manusia dalam menjalani hidup dan kehidupannya sampai batas waktu yang telah ditetakan Allah Swt. Manusia lahir dari rahim ibu tanpa busana, tidak membawa apa- apa, dan tidak sedikit pun mengetahui apa-apa. Hal ini menandakan bahwa manusia hadir dipentas bumi ini bukan untuk memiliki, karena sudah menjadi milik Allah semuanya. Hidup dan mati milik Allah, dunia dan akhirat milik Allah. Satu- satunya yang diperkenankan untuk dimiliki manusia yaitu memiliki Allah Yang Satu. Kesadaran ini harusnya difahami oleh setiap manusia normal, yang masih berfikir dengan akal sehat, yang masih merasa dengan hati nurani, kalau tidak ingin disebut sebagai manusia gila, bodoh, khianat dan pendusta. Dengan mengabdi kepada Allah, pertanda bahwa kita adalah manusia, tapi menghamba kepada selain Allah pertanda bahwa kita "Humanimal" luarnya berwajah manusia, tapi dalamnya berjiwa binatang. Manusia seperti inilah yang diperbudak oleh hawa nafsu, tamak seperti monyet, bakhil seperti kucing dan tidak malu seperti babi. Saudaraku mari kita sempurnakan kemanusiaan kita dengan hanya mengabdi kepada Allah Swt. Wallahu A'lam.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar